![]() |
| M. Sahal |
Minggu, 18 Oktober 2015
Reformasi Layanan Perijinan, Harus Terapkan Satu Pintu
Selasa, 18 Agustus 2015
Survey Membuktikan, Inilah Wajah Layanan Puskesmas Kabupaten Malang
SELAMA tiga hari (3-5/8) di Puskesmas Turen, Kabupaten Malang diadakan pelatihan bootcamp oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit, Jerman.
Tujuan pelatihan bootcamp lebih untuk mendorong para pelayan publik berpikir beda tentang pelayanan yang mereka berikan. Masukan dari para pengguna bisa digunakan untuk meningkatkan layanan.
Kamis, 04 Juni 2015
Pattiro Malang dan KPUD Jatim adakan Sosialisasi Pemilukada Jawa Timur
Propinsi Jawa Timur akan mengakan pesta demokrasi untuk memilih Gubernur yang akan memerintah selama lima tahun ke depan. Pemilukada Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada 29 Agustus 2013 tinggal menghitung Hari. Pattiro dan KPUD Jatim menjalin suatu kejasama untuk mengadakan suatu program sosialisasi Pemilukada Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai
Transparan dan Akuntabel dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
Oleh:
Setiyono*
Abstrak
Penyelenggaraan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang memenuhi prinsip transparan dan akuntabilitas, tampaknya masih melewati jalan panjang, dan berliku-liku. Walaupun tuntutan akan manajemen pendidikan yang transparan dan akutabel terus disuarakan banyak pihak, bagai tangan bertepuk sebelah, belum semua aparatur pendidikan menyambutnya. Ini sangat berkaitan dengan niat baik , persoalan kemauan, kemampuan, persepsi, dan kepercayaan. Karena itu artikel ini ditulis untuk melanjutkan proses mengurai benang kusut yang hampir putus itu. Uraian disandarkan pada empat hal utama, yakni hakekat transparan dan akuntabilitas serta pelaksanaannya, faktor-faktor penghambat, dan upaya-upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sekolah.
Senin, 23 Februari 2015
Di Sini Warga Malang bisa Komplain
KETIDAKPUASAN masyarakat akan layanan pemerintah selalu saja muncul. Hal ini terjadi karena sesuatu yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Masyarakat kadang tidak mengetahui harus kemana mengadu tentang ketidakpuasan yang dialami. Jika langsung bertatap muka, rasa takut menyampaikan uneg-uneg atau ketidakpuasan kepada pemberi layananan (pemerintah) kadang masih saja muncul. Selain itu, budaya permisif membuat masyarakat enggan mengadu atau komplain baik secara langsung maupun online.












