This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 04 Juni 2015

Transparan dan Akuntabel dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

Oleh:
Setiyono*

Abstrak
Penyelenggaraan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang memenuhi prinsip transparan dan akuntabilitas, tampaknya masih melewati jalan panjang, dan berliku-liku. Walaupun tuntutan akan manajemen pendidikan yang transparan dan akutabel terus disuarakan banyak pihak, bagai tangan bertepuk sebelah, belum semua aparatur pendidikan menyambutnya. Ini sangat berkaitan dengan niat baik , persoalan kemauan, kemampuan, persepsi, dan kepercayaan. Karena itu artikel ini ditulis untuk melanjutkan proses mengurai benang kusut yang hampir putus itu. Uraian disandarkan pada empat hal utama, yakni hakekat transparan dan akuntabilitas serta pelaksanaannya, faktor-faktor penghambat, dan upaya-upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sekolah.
Share:

Senin, 23 Februari 2015

Di Sini Warga Malang bisa Komplain

KETIDAKPUASAN masyarakat akan layanan pemerintah selalu saja muncul. Hal ini terjadi karena sesuatu yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Masyarakat kadang tidak mengetahui harus kemana mengadu tentang ketidakpuasan yang dialami. Jika langsung bertatap muka, rasa takut menyampaikan uneg-uneg atau ketidakpuasan kepada pemberi layananan (pemerintah) kadang masih saja muncul. Selain itu, budaya permisif membuat masyarakat enggan mengadu atau komplain baik secara langsung maupun online.
Share:

Kamis, 14 Juni 2012

AKTIVITAS PATTIRO MALANG


1. Penguatan Partisipasi Masyarakat Warga dalam Proses-Proses Pembuatan Kebijakan Publik Daerah.
Agenda ini dilaksanakan melalui serangkaian program. Program pertama yang dilaksanakan pada tahun 2000-2001 adalah penelitian kesiapan institusi lokal dalam pengawasan kebijakan publik daerah.
Share:

Selasa, 24 April 2012

KISAH SEJARAH KOTA MALANG YANG TAK BANYAK TERUNGKAP


KISAH SEJARAH KOTA MALANG YANG TAK BANYAK TERUNGKAP (1)

Punya Anak Kembar, Arsitek Belanda Bikin Gedung Kembar di Kayutangan
Warga Kota Malang pasti tahu kawasan Kayutangan. Tapi, mungkin tak banyak tahu, mengapa disebut Kayutangan? Mengapa dulu orang-orang Eropa banyak yang memilih tinggal di sana?
Setidaknya ada dua versi yang menyebutkan, mengapa disebut Jalan Kayutangan, yang di zaman Belanda dikenal dengan nama Jalan Pita itu?
Pertama, merujuk pada data sejarahyang menyebutkan sebelum tahun 1914 di kawasan itu terdapat papan penunjuk arah berukuran besar yang berbentuk tangan yang dibuat oleh Belanda.
Kedua, disaat mulai berkembangnya kawasan alun-alun, di ujung jalan arah alun-alun terdapat pohon yang menyerupai tangan. Karena itu kawasan tersebut lantas disebut Kayutangan.
Share:

Arsip Blog

PATTIRO Malang Jl. Arief Margono II/15. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini